Menulis adalah Kebutuhan !

Sudah menjadi suratan , bahwa setiap orang pasti memiliki potensi diri. Hanya sering tidak disadari, bahkan hingga usia dewasa. Padahal banyak kemampuan yang bisa dikembangkan dari potensinya masing- masing, apabila tahu seberapa besar potensi itu.
Salah satu potensi yang ( sebenarnya ) dimiliki oleh sebagian besar orang adalah menulis. Mengapa menulis ?


Pertama, karena sejak memasuki bangku sekolah, kita telah diperkenalkan dengan dunia angka & aksara.
Kedua, Menullis hanya membutuhkan modal keberanian. Keberanian untuk melihat, lalu berpikir merdeka, dan kemudian menuangkan isi pikiran secara apa adanya.

Hal utama yang bisa dipetik dari hobi menulis adalah, keterpaksaan kita untuk mengikutsertakan hati nurani dalam setiap penulisan, bukankah itu merupakan faktor pendukung yang baik ? Dengan sering berlatih menulis, maka seseorang akan terbiasa untuk mengembangkan daya imajinasinya.

Kekuatan & kesanggupan seseorang dalam mengembangkan imajinasi , berperan besar mendukung keberhasilan seseorang dalam bekerja. Apapun jenis pekerjaannya.

Akibat lain yang dapat dipetik dari kebiasaan menulis adalah , terdongkraknya kemampuan public speaking seseorang, karena seseorang yang biasa menulis, biasanya pula adalah seseorang yang gemar membaca untuk menambah wawasan pengetahuannya. Dan tinggi rendahnya wawasan pengetahuan merupakan faktor pendukung utama public speaking skill.

Membuka diri terhadap hal – hal yang baru juga perlu dilakukan, lakukanlah segala sesuatunya dengan perasaan senang. Penekanannya bukan pada keberhasilan kita menulis, tapi bagaimana kita menikmati perjalanan kita menulis.

Karena dalam bahasa ekonomi, rasa nikmat ekuivalen dengan pemenuhan kebutuhan manusia. Maka tak ada salahnya apabila tulisan inipun Saya beri judul: Menulis adalah Kebutuhan !

Adakalanya kita mengalami pula peristiwa yang tidak menyenangkan dalam keseharian. Bisa berupa putus cinta, dimarahi atasan, atau konflik dengan teman sekantor. Cobalah untuk menguraikan permasalahannya, salah satunya bisa dengan interospeksi diri. Sedikit kecewa, sedikit marah, & sedikit sedih, bisa menajamkan rasa. Tapi, yang penting jangan terlalu kecewa, terlalu marah, atau terlalu bersedih. Karena akibatnya bisa menunpulkan rasa.

Kalau sudah demikian, maka cobalah untuk mulai menulis, dan nikmatilah....

Rajin- rajinlah menguraikan kejadian, pengamatan, & pengalaman melalui tulisan, lalu tata dengan gaya serta kaidah bahasa yang pas.
Bagaimana ?
Kita mulai dari sekarang ....?
Mungkin sudah saatnya kita nyatakan bahwa :
Writing is a part of human being..!

Salam




asrul martanto

NB: Mr "Osing" Nuribat, Let makes the blog & start to write !
ilustrasi:http://www.upload.wikipedia.org

Postingan populer dari blog ini

PUBLIC SPEAKING : MATERI & PESAN ( PART. 2 )

Modernisasi Desa

MITOS KUCING HITAM