Sebuah Kisah Pilu...


Aku terlahir dari sebuah keluarga pedagang keturunan Tionghoa yang tinggal di Surabaya . Liem Seeng Tee, adalah nama ayahku. Sejak kecil aku memang ditakdirkan memiliki kulit tubuh yang halus, mulus, putih berseri, dengan sedikit rona kekuningan, sebagaimana layaknya warga keturunan tionghoa. Ketika usiaku beranjak dewasa, kehalusan kulitku tak banyak berubah , masih sama seperti dulu, laksana kulit bayi. Maka tak heran, apabila banyak mata pria dewasa, yang melirik kearahku, senyuman dan siulan nakal kadang sesekali terdengar. Bahkan tak hanya pria, para wanita pun banyak yang berdecak mengagumiku, apalagi apabila ibuku mendandani dengan gaun warna kuning – merah kesukaanku, lalu sengaja memajangku dimuka warungnya , diantara mereka ada yang suka mencubitiku.


Kisah pilu ini, berawal ketika seorang pria paruh baya datang ke warung kami dan menemui ibuku. Keduanya terlihat saling berbincang , tampaknya serius sekali . Kemudian pria itu menyodorkan beberapa lembar uang kepada ibuku. Entah apa yang mereka perbincangkan tadi, tahu – tahu aku sudah dibawa pergi oleh pria tersebut. Malang memang tak dapat ditolak, ternyata aku dibawa ke sebuah penginapan. Seorang wanita ber rok mini membukakan kami pintu, ” Selamat sore Boss... ” ucapnya genit, perasaanku mengatakan pastilah ia bukan tipe wanita baik – baik.

Kami diantarkan masuk ke ruang tamu penginapan itu, Kulihat beberapa botol kosong tergeletak diatas meja, Satu botol lagi tinggal berisi separuh dibiarkan terbuka dengan beberapa gelas mengelilinginya. Kemudian diletakkan aku dipangkuannya. Tanpa menunjukkan ekspresi raut muka malu , dielus – elusnya tubuhku, tangan kasarnya merobek sedikit bagian atas gaunku. Tanpa bisa kutolak, diciuminya bagian leherku dengan penuh nafsu.
Tak lama kemudian, datang dua orang pria bertubuh kekar, mereka saling menyapa. Dan astaga....bau alkohol keluar dari mulut mereka, jijik dan ingin muntah aku rasanya. Sambil berbincang & tertawa –tawa, salah satu dari mereka bertanya, ” Barang baru ya ?... Bagi doong...!

Demikian dan tak usah kuceritakan lebih panjang lagi, walaupun sambil terbatuk – batuk, gambaran kenikmatan terpancar dari wajah mereka setelah puas menjamah dan menggilir diriku. Hatiku teriris pedih, mendapati perlakuan mereka. Aku tidak bisa berontak, aku tak berdaya, mungkin karena aku memang ditakdirkan sebagai benda yang lemah, dan tak bisa apa -apa.

Habis sudah diriku, yang tersisa hanyalah gaun kuning merah yang kukenakan tadi, tampak robek disana – sini, dan teronggok dilantai, namun masih dapat kubaca dengan jelas tulisan pada gaunku:
sigaret kretek , Dji Sam Soe, fatsal 5~ surabaia,
merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin !



salam bahagia,

silahkan senyoem & ketawa – ketiwi sejenak

asrul martanto.
ilustrasi:http://www.bp1.bloger.com/...RnbEhfGE6UE/s320/images.jpg

Komentar

Nanang B Setiawan mengatakan…
hoby qta memang sama Mas, namun Mas Asrul lbh dulu dan lbh bagus gaya & cara menulisnya. Sebetulnya hobby menulisku sejak di SMP dulu, tp ga pernah kesampean, paling2 hanya menulis di buku harian, menginjak SMA pernah dimuat di Mading sekolah, untuk yang sifatnya formal gitu saya ga pernah punya kesempatan belajar Mas, jadi ya pas2san gitu. Tp sejak kenal Mas Fajar yg MP itu kucoba untuk belajar & berani menulis tanpa rasa malu, bagiku ini adalah hobby, namanya juga masih dlm taraf belajar. Saya salut dengan Anda Mas Asrul. Dengan begini selain tali silaturahmi tetap terjalin yang pastinya qta bisa saling sharing. Salam
tomcat mengatakan…
” Kebetulan ” , mungkin menjadi satu kata yang pas.
kebetulan saya kenal Mas Nanang,
kebetulan Mas Nanang ingat saya,
kebetulan kita satu kegemaran,
kebetulan kita satu profesi,
Kebetulan kita satu nasib, berada di belantara kerja dengan segala resiko yang menanti .
Saya justru banyak belajar dari Mas Nanang
Jadi , kalau meminjam istilahnya Tukul Arwana :
” Adreanalin saya turut terpacu.... ! ”
Begitulah kira – kira Mas.
mambo mengatakan…
hahahhahahahhaha hahhahah hahhahah hahhahahah hahhahahha hahhahahha hahahhahah hahah hahha hahahahh hihihhihihi nihihiih hihihihi hihihi wkwkwkkw kwkwkwkw kwkwkkw kwkwkwkkwkw aaaaaaaaaaa waaaaaaaaaaaaa ........ asy/// sakit perut e... kacau
tomcat mengatakan…
ahaak...ihiik...aaaaaaaaaakhhhh...

Postingan populer dari blog ini

PUBLIC SPEAKING : MATERI & PESAN ( PART. 2 )

Modernisasi Desa

MITOS KUCING HITAM