BERANI GILA = LUAR BIASA

PELAJARAN DARI HAJI BURHAN

Disela – sela acara silaturahmi keluarga ke Tegal bulan lalu. Saya sempat bertemu dengan Haji Burhan. Siapakah dia ? Dia adalah seorang peternak kambing terkenal di Slawi. Dia juga bekas nasabah saya. Satu hal yang tidak pernah berubah pada dirinya adalah: Sikap positif dan rasa antusias. Selalu tampak gembira, seolah olah dunia hanya miliknya, kredit yang pernah saya kucurkan padanya pun seolah – olah tidak menjadi beban baginya. Nah.. pada pertemuan itulah dia membuka rahasia kepada saya. Ternyata dia tidak pernah memasukkan konsep: Takut dan Gagal di dalam benaknya. Kecuali kepada Allah !

Ada satu pepatah yang dia katakan pada saya : “ Barangsiapa meyakini sesuatu, maka ia akan diserahkan kepada sesuatu tersebut “. Oleh karena itu dia tidak pernah sekalipun meyakini ( baca : mananamkan ) rasa : Takut & Gagal dalam hatinya. Lalu dari mana datangnya konsep takut dan gagal itu ?

Kemungkinan Konsep takut & gagal diperkenalkan oleh para orang tua kepada anak – anak. Sebagai contoh : “Jangan nangis terus, nanti digondol Wewe ! “ atau “ Jangan main di comberan, awas ada gendruwonya ! “ . Maka akhirnya konsep takut akan Wewe & Gendruwo jadi beneran merasuki konsep pikiran anak – anak dan bersemayam lama di dalam hatinya.

Kesimpulan yang bisa saya petik : Hati – hati dengan pikiran Kawan !, jangan sampai terkontaminasi dengan pikiran buruk. Namun seringkali Kawan tidak meyadari, tayangan sinetron di TV acapkali menjadi penyebab. Apalagi tontonan yang seharusnya menjadi menu “dewasa “ , ikut tertonton oleh anak – anak . Berabe dong .....Produser sinetron mungkin akan untung gede. Tinggi ratingnya, banyak iklan yang bertaburan. Duitpun semakin banyak diterima.

Kembali ke Haji Burhan, dalam perbincangan yang hanya sebentar itu, dia sempat katakan bahwa saat lebaran ini dia tidak libur jualan. Karena ini moment yang baik untuk meningkatkan omzet penjualan. Pembaca ingin tahu berapa ekor kambing yang bisa dia jual? Tidak kurang dari 25 ekor per hari, mulai dari tanggal 2 sampai 7 Syawal. Warung sate & gule kambing nya memang selalu ramai pada saat itu. Pantas saja setelah lebaran banyak penikmat kuliner yang mengeluhkan tensi darah tinggi atau masalah kesulitan BAB.

“Luar biasa dan gila...!” begitu kata – kata yang sempat saya lontarkan padanya. 150 ekor kambing dalam seminggu dia sediakan, dan semuanya habis terpotong, terpanggang, dan terkonsumsi. Kalau kata pujian “luar biasa” adalah jelas dalam arti sesungguhnya. Tapi kalau kata “gila “ ?. Tentu saja bukan dalam pengertian Sakit Jiwa yang sesungguhnya. Itu adalah bentuk pujian yang saya berikan kepada seseorang yang mampu berpikir, berkhayal, dan bermimpi secara kurang rasional ( menurut saya ) tetapi kenyataannya mampu membuktikan sebagian besar impiannya tersebut menjadi Luar biasa!. Percayalah gelar “ Gila “ untuk Haji Burhan yang sempat saya lontarkan tersebut, merupakan ungkapan kekaguman alias pujian baginya.

Menurut saya, untuk menjadi luar biasa, orang bisa melakukan hal apapun yang bisa dianggap ' tidak mungkin ' oleh orang biasa. Kalau pada saat libur lebaran, orang “ biasa “ menggunakan waktu untuk menghabiskan plafond kartu kreditnya di Mall & pusat perbelanjaan. Maka orang “ luar biasa “ , tidak akan pernah sekalipun melakukannya.

Bagaimana dengan kawan pembaca ? Sudah siapkah Kawan menjadi orang yang “ Luar Biasa “ walaupun diberi gelar “ Gila “ oleh orang – orang “ biasa “ ?

Ada satu petuah dari
Jackson Browne, yang barangkali bisa menjadi bahan renungan :

“ Saya tidak pernah berharap kalah. Sekalipun saya dalam posisi underdog, Saya selalu mempersiapkan ' PIDATO KEMENANGAN' ! “.



salam gila



asrul martanto.










Komentar

Gus-Nhanks mengatakan…
web-nya tambah cantik saja
junjungpurba mengatakan…
salam gila juga om...
saya pun lagi gila :D
tomcat mengatakan…
@ Gus Nhanks :
Masih belajar Mas... Masih banyak yang kurang pas kayaknya ..
Njenengan sudah coba templatenya: Finalsense kan ? Yang pernah kualami template tsb sulit dipasangi fasilitas ...read more...
tomcat mengatakan…
@ Mas Junjung Purba :
Ini cerita seorang Om yang belajar dari keponakannya (he..he..he..)
Saya ikuti beberapa tutorial ngeblog, salah satu favorite saya adalah : junjungpurba.com. Thank You very much.
Cuma saya hampir gila ngoprek blog ini , maklum belajar komputer otodidak. Terima kasih sudah mampir & beri komentar. Itu cukup menyemangati saya.

Postingan populer dari blog ini

PUBLIC SPEAKING : MATERI & PESAN ( PART. 2 )

Modernisasi Desa

MITOS KUCING HITAM