MEEEOONG.....!!!

Beberapa hari setelah lebaran dan dalam perjalanan pulang antara Terminal Kudus ke rumah saya ~ tepatnya baru sampai di sebelah timur Museum Kretek. Saya melindas seekor Kucing hitam yang tiba – tiba lari menyeberang Sepintas saya meliriknya bergulingan setelah sampai di seberang jalan.
Takut juga saya waktu itu. Betapa tidak ? Terlalu sering saya mendengar, bahwa kalau melindas seekor kucing, apalagi sampai mati maka itu adalah pertanda kita akan mendapatkan celaka atau apes. Bisa berupa kecelakaan, sakit, naas , dan hal hal buruk lainnya., Maka ( katanya ) apabila sudah terlanjur kita menabrak , melukai, dan bahkan menyebabkan seekor kucing terbunuh, sebaiknya kita merawat bangkainya, membungkus dan menguburkan layaknya manusia. Ritual itu perlu dilakukan agar ( katanya lagi ) : supaya kita bisa terhindar dari musibah yang akan menimpa kita.


Tapi barangkali karena kaget dan deg – degan yang saya rasakan teramat sangat, apalagi seketika itu sepeda motor saya turut sedikit oleng namun masih beruntung dapat saya kendalikan sehingga saya tidak terjatuh. Entah apa yang saya pikirkan waktu itu. Singkatnya begitu melindas, saya masih mengikuti laju jalannya sepeda motor saya ( istilah halusnya untuk tabrak lari ! ) hingga sampai di perempatan Loram Kulon .
Saya merasa ada baiknya untuk berhenti sebentar, sekedar menenangkan diri dan memikirkan apa yang baru terjadi dan telah saya lakukan. Kira – kira 10 menitan, setelah sedikit lebih tenang, saya memutuskan untuk kembali ke lokasi kejadian dimana saya melindas kucing tadi, Sayapun berhenti , toleh kanan – kiri mencari bangkai kucing hitam itu. Tapi tidak saya temukan ! Saya tidak berani menanyakannya ke beberapa orang yang kebetulan lewat, takutnya barangkali ternyata kucing peliharaan. Hal itu sedikit melegakan saya karena jelas- jelas saya merasa telah melindasnya. Barangkali saja kucing itu masih hidup, tapi andaikata matipun kemungkinan sudah ada orang yang menyingkirkan & bersedia menguburkannya.

Jadi berhati – hatilah apabila mengendarai kendaraan. Jangan sampai kita menabrak kucing apalagi sampai meng koit kannya.

KACIAAAN khan Meong nya.............


salam

asrul martanto


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUBLIC SPEAKING : MATERI & PESAN ( PART. 2 )

Modernisasi Desa

MITOS KUCING HITAM