PUBLIC SPEAKING ~ LATIHAN ( PART. 1 )

Postingan ini adalah untuk menjawab pertanyaan seorang kawan ( AMO di kantor saya ) beberapa waktu yll, beliau menyatakan keinginannya untuk mengatasi ketegangan saat berbicara di depan publik dalam forum resmi, sehinga bisa menghindari kemandegan ide dan hilangnya konsep materi saat mulai berdiri di depan audiens. Mungkin berguna tidak hanya bagi beliau, namun juga bagi kawan pembaca yang lain.

HUKUM BERBICARA

Berbicara di depan publik, suka atau tidak merupakan keterampilan yang harus kita kuasai, karena pada suatu saat dalam kehidupan kita, pastilah kita harus berbicara di hadapan sejumlah orang untuk menyampaikan pesan, pertanyaan, tanggapan atau pendapat tentang sesuatu hal yang kita yakini. Hal yang sederhana misalnya kita harus berbicara di depan para tamu pada acara perpisahan teman yang akan berpindah tugas, promosi jabatan baru, memasuki masa pensiun atau hal yang menentukan karier seperti mempresentasikan produk kita di hadapan sejumlah mitra bisnis atau calon nasabah.


Ada 5 hukum Berbicara di depan umum yang perlu Kawan ketahui, yaitu :

  1. Respect ( Sikap Hormat ):Yaitu sikap menghormati dan menghargai hadirin . Kawan harus ingat bahwa pada prinsipnya manusia ingin dihargai dan dianggap penting. Jika Kawan bahkan harus mengkritik seseorang, lakukan dengan penuh respek terhadap harga diri dan kebanggaaan orang tersebut. Pepatah mengatakan : Kritik akan menjadi ampuh, apabila diletakkan disela- sela beberapa pujian !
  2. Empathy :yaitu kemampuan untuk menempatkan diri pada situasi atau kondisi yang dihadapi oleh orang lain, dengan terlebih dulu memahami :latar belakang, golongan, lapisan sosial, tingkatan umur, pendidikan, kebutuhan, minat, harapan dan sebagainya, dari audiens. Sehingga pesan yang Kawan sampaikan tidak mendapat halangan psikologis atau penolakan dari audiens
  3. Audible : dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik, bisa juga dengan mempergunakan alat bantu berupa: audio visual atau papan tulis agar pesan yang Kawan sampaikan dapat diterima dengan baik.
  4. Clarity : kejelasan dari pesan yang kita sampaikan. Kepentingannya adalah agar pesan yang Kawan sampaikan tidak menimbulkan multi interprestasi atau penafsiran yang berbeda – beda pada setiap audiens. Oleh karena itu dibutuhkan penguasaan intonasi & Gaya bahasa yang dapat diterima. Penggunaan bahasa yang tidak dimengerti oleh hadirin mengakibatkan pesan Kawan tidak tersampaikan.
  5. Humble : Rendah hati ! , ( silahkan diterjemahkan sendiri definisinya menurut pengertian Kawan )

TAHAP LATIHAN & PERSIAPAN MENTAL.

Ada dua macam persiapan yang perlu Kawan perhatiakan, yaitu :
persiapan mental : untuk mengendalikan rasa takut & emosi kita, Ini syarat MUTLAK !
persiapan materi .
Pastikan bahwa Kawan beristirahat cukup menjelang waktu berbicara di depan publik lalu majulah kedepan dengan sikap optimis dan sukses !

LATIHAN SUARA , KONTAK MATA , EKSPRESI WAJAH , & GERAKAN TUBUH:
Suara yang pelan & tidak jelas , tanpa kontak mata, tanpa ekspresi wajah yang baik mengakibatkan audiens akan mengacuhkan peyampaian pesan Kawan. Kawan perlu berlatih mendengar,memasang ekspresi wajah, & gerakan tubuh. Lalu
Pigi mana caranya ? Silahkan Kawan coba lakukan beberapa langkah berikut ini :

1.Kawan pegi ke depan cermin
2.Pejamkan mata
3.Mulailah berbicara dengan memperkenalkan diri, status, alamat, lalu minat & harapan, atau tentang apa saja dengan bahasa yang mudah dimengerti secara umum.
4.Buka mata Kawan
5.Mulailah bicara lagi, ulangi tahap nomor :3
6.Pandanglah mata Kawan sendiri di cermin.........Beri sedikit senyuman......Nah seperti itulah Kawan memberi kontak mata pada audiens.
7.Perhatikan : kualitas ~ Kekuatan ~ kejelasan suara Kawan.
8.Perhatikan juga : Ekspresi wajah dan gerakan tubuh ( seperlunya , jangan berlebih ! )
9.Apabila dirasa ada intonasi yang kurang jelas & kurang berkualitas, tatapan mata yang kurang indah, atau senyum yang terlalu dipaksakan, Kawan ulangi lagi mulai dari langkah nomor:3.

Begitu seterusnya hingga Kawan betul – betul mendapatkan contoh kualitas & kejelasan intonasi suara , sorot mata, dan ekspresi wajah yang menurut Kawan :
layak untuk dipamerkan !


Oh ya...hampir lupa, mulai dari saat berlatih, Kawan perlu menghindari penggunaan kata- kata yang tidak perlu, contohnya :
....apa itu ….. apa namanya…..ehm…...you know…... dll.

Penampilan adalah kesan pertama. Ini berhubungan dengan pakaian yang Kawan kenakan beserta dandanannya. Jadi harus dipastikan bahwa pada saat maju atau berdiri untuk berbicara, hadirin atau audiens akan memperoleh kesan yang baik terhadap Kawan. Pastikan juga bahwa penampilan Kawan membawa pesan yang positif, dan Kawan kelihatan lebih baik dan merasa lebih baik. Gunakan pakaian yang sesuai dengan suasana pertemuan, dan sesuai dengan jenis pakaian yang digunakan oleh para hadirin lainnya.
Ingaaa'.....Ingaa'.... Maju kedepan dengan tanpa tergesa !
Pelan saja, sertai dengan rasa Optimis & Sukses !

LATIHAN MEMPERSIAPKAN MENTAL:
Saya biasa mencoba mengurangi ketegangan dengan beberapa cara antara lain : sedikit merokok ( beberapa isapan, sebatang tidak habis ). Atau dengan melakukan sedikit pemanasan untuk melonggarkan otot , caranya :

1.Pegang ujung ibu jari sambil membungkuk ( bisa dengan duduk atau berdiri ) selama 10 detik.
2.Kemudian tarik nafas yang panjang dan dalam : Tahan selama 5 detik,
3.Keluarkan nafas pelan pelan.
4.Berdehem ( batuk kecil ) sekali- dua kali.
5.Minum air putih, beberapa teguk untuk mempersiapkan Vokal.
6.Persiapan Mental & Vokal selesai.. ..
Coba rasakan : hilang sudah rasa tegangnya !.......Mudah bukan ?

Ada baiknya Kawan datang lebih awal ke forum pertemuan, Kawan bisa pelajari suasana yang ada, mengobrollah sebentar dengan beberapa audiens.

Sampai disini dulu tahap latihan dan persiapannya.
Di postingan selanjutnya, akan saya tuliskan tentang cara mempersiapkan Materi atau pesan yang akan disampaikan.
Tidak
dinyana, sudah hampir 2 jam saya duduk di depan komputer. Capeek dehhh.....
Mata saya sudah minta untuk dipejamkan.

Babay dulu lah....
( bersambung )
Jum'at Kliwon ; pk:23.47...
CLOSE WINDOWS !

Sumber bacaan :
Say It Like Shakespeare, by : Thomas Leech.
Public Speaking, by :Dale Carnegie
Topik komunikasi, mandiri edisi-38.
The Indonesia Learning Institute,by :Aribowo Prijosaksono & Roy Sembel
John Robert Powers Indonesia, Ilmu Presentasi, lupa pengarangnya ( sorry.... )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUBLIC SPEAKING : MATERI & PESAN ( PART. 2 )

Modernisasi Desa

MITOS KUCING HITAM